‹
CND8

Pucchāniddesa

Niddesa tentang Pertanyaan-pertanyaan

Cūḷaniddesa · Khuddaka Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA KN 8

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

cnd8:64.1 <b>Menyeberangi kemelekatan di dunia</b>—kemelekatan disebut nafsu keinginan.

cnd8:64.2 Nafsu, kegairahan, …pe… keinginan, keserakahan, akar yang tidak baik.

cnd8:64.3 <b>Keterikatan</b> — dalam arti apakah disebut keterikatan?

cnd8:64.4 Ia menyebar, maka disebut keterikatan,

cnd8:64.5 Ia meluas, maka disebut keterikatan,

cnd8:64.6 Ia menjalar, maka disebut keterikatan,

cnd8:64.7 Ia tidak seimbang, maka disebut keterikatan,

cnd8:64.8 Ia meracuni, maka disebut keterikatan,

cnd8:64.9 Ia mengerutkan, maka disebut keterikatan,

cnd8:64.11 Ia berakar pada ketidakseimbangan, maka disebut keterikatan.

cnd8:64.12 Berbuah racun, demikianlah disebut kekusutan (visattikā).

cnd8:64.13 Mengonsumsi racun, demikianlah disebut kekusutan.

cnd8:64.14 Atau, kekusutan (taṇhā) itu meluas dan melebar pada bentuk, suara, bau, rasa, sentuhan, dan objek pikiran; pada keluarga, kelompok, tempat tinggal, perolehan, kemasyhuran, pujian, dan kebahagiaan; pada jubah, makanan, tempat tinggal, dan obat-obatan untuk orang sakit; pada alam keinginan (kāmadhātu), alam bentuk (rūpadhātu), dan alam tanpa bentuk (arūpadhātu); pada kelahiran dalam alam keinginan, alam bentuk, dan alam tanpa bentuk; pada kelahiran dengan persepsi, tanpa persepsi, dan bukan dengan persepsi maupun tanpa persepsi; pada kelahiran dengan satu gugus, empat gugus, dan lima gugus; pada masa lampau, masa depan, dan masa sekarang; pada hal-hal yang terlihat, terdengar, terasa, dan dikenali—demikianlah ia meluas dan melebar, maka disebut kekusutan.

cnd8:64.15 **Dunia** (loke) artinya: dunia alam sengsara, dunia manusia, dunia para dewa, dunia gugusan (khandha), dunia unsur (dhātu), dunia bidang indra (āyatana).

cnd8:64.16 **Menyeberangi kekusutan di dunia** (tare loke visattikan) artinya: kekusutan apa pun yang ada di dunia ini—seseorang yang penuh perhatian (sato) hendaknya menyeberanginya, melampauinya, mengatasinya, melampaui sepenuhnya, dan meninggalkannya—demikianlah maknanya.

SUMBER TEKS
Indonesia · diterjemahkan dengan bantuan AI