Api ca tīhākārehi musāvādo hoti.
Selanjutnya, dusta terjadi melalui tiga cara.
18. Niddesa tentang Syair-syair Pujian Pārāyana
Api ca tīhākārehi musāvādo hoti.
Selanjutnya, dusta terjadi melalui tiga cara.
Pubbevassa hoti—
Sebelumnya ia berpikir—
“musā bhaṇissan”ti, bhaṇantassa hoti—
“aku akan berbohong,” ketika berbicara ia berpikir—
“musā bhaṇāmī”ti, bhaṇitassa hoti—
“aku berbohong,” setelah berbicara ia berpikir—
“musā mayā bhaṇitan”ti—
“telah kubohong”—
imehi tīhākārehi musāvādo hoti.
melalui tiga cara inilah dusta terjadi.
Api ca catūhākārehi musāvādo hoti.
Selanjutnya, dusta terjadi melalui empat cara.
Pubbevassa hoti—
Sebelumnya ia berpikir—
“musā bhaṇissan”ti, bhaṇantassa hoti—
“aku akan berbohong,” ketika berbicara ia berpikir—
“musā bhaṇāmī”ti, bhaṇitassa hoti—
“aku berbohong,” setelah berbicara ia berpikir—
“musā mayā bhaṇitan”ti, vinidhāya diṭṭhiṁ—
“telah kubohong,” dengan mengesampingkan pandangannya—
imehi catūhākārehi musāvādo hoti.
melalui empat cara inilah dusta terjadi.
Api ca pañcahākārehi …pe…
Selanjutnya, dusta terjadi melalui lima cara …
chahākārehi …
melalui enam cara …
sattahākārehi …
Dengan tujuh cara...
aṭṭhahākārehi musāvādo hoti.
Dengan delapan cara, ucapan dusta terjadi.
Pubbevassa hoti—
Sebelumnya ia berpikir—
“musā bhaṇissan”ti, bhaṇantassa hoti—
“Aku akan berbohong,” saat berbicara ia berpikir—
“musā bhaṇāmī”ti, bhaṇitassa hoti—
“Aku berbohong,” setelah berbicara ia berpikir—
“musā mayā bhaṇitan”ti, vinidhāya diṭṭhiṁ, vinidhāya khantiṁ, vinidhāya ruciṁ, vinidhāya saññaṁ, vinidhāya bhāvaṁ—
“Aku telah berbohong,” dengan menyembunyikan pandangan, menyembunyikan persetujuan, menyembunyikan keinginan, menyembunyikan persepsi, menyembunyikan watak—
imehi aṭṭhahākārehi musāvādo hoti mosavajjaṁ.
Dengan delapan cara ini, ucapan dusta terjadi, yaitu kebohongan.
Kissa hetu musā bhaṇeyya katheyya dīpeyya vohareyyāti—
Atas dasar apakah seseorang berbohong, berkata, menyatakan, atau mengucapkan—
kissa hetu musā bhaṇe.
Atas dasar apakah seseorang berbohong?
Tenāha thero piṅgiyo—
Oleh karena itu Yang Mulia Pingiya berkata—