Cālā ca upacālā ca,
Cālā dan Upacālā,
20. Riwayat Buddha Phussa
Bacaan ini mengajak kita merenungkan perjalanan seorang Buddha yang penuh pengorbanan dan kebijaksanaan. Semoga kisah ini menginspirasi kita untuk tekun dalam latihan dan mengembangkan kebajikan, sebagaimana para calon Buddha di masa lampau.
Riwayat Buddha Phussa menceritakan tentang kehidupan Buddha ke-18, mulai dari kelahirannya di kota Kāsika, kehidupan rumah tangganya, hingga pencerahan dan pengajarannya. Teks ini juga menggambarkan tiga pertemuan agung para siswa, serta peran penting calon Buddha (Bodhisatta) yang pada masa itu adalah seorang khattiya bernama Vijitāvī, yang meninggalkan kerajaan dan menerima ramalan dari Buddha Phussa. Riwayat ini diakhiri dengan wafatnya Buddha Phussa dan penyebaran reliknya.