Dīgha Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
Suasana ajaran · ilustrasi pendamping, bukan bagian dari teks kanonik
KENALI DUNIA DN 4
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita menyaksikan bagaimana seorang brahmana terpelajar, yang awalnya diliputi kekhawatiran akan gengsi, perlahan-lahan membuka diri terhadap gagasan bahwa status sejati tidak ditentukan oleh kelahiran atau pengetahuan kitab suci, melainkan oleh kualitas batin. Dialog ini menunjukkan kebijaksanaan Buddha dalam membimbing seseorang tanpa memaksakan, melainkan membiarkan lawan bicaranya menemukan sendiri kebenaran.
Brahmana Soṇadaṇḍa, yang awalnya ragu untuk menemui Buddha karena khawatir kehilangan kehormatan, akhirnya pergi bersama rombongan brahmana ke Campā. Dalam dialog yang dipandu Buddha, Soṇadaṇḍa secara bertahap mengakui bahwa kelahiran, penampilan, dan penguasaan Veda bukanlah penentu sejati seorang brahmana, melainkan moralitas dan kebijaksanaan. Buddha kemudian menjelaskan makna moralitas dan kebijaksanaan dalam kerangka ajaran-Nya, yang membuat Soṇadaṇḍa berlindung dan mengundang Buddha serta Saṅgha untuk menerima dana makanan.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Idha, bho gotama, brāhmaṇo ubhato sujāto hoti mātito ca pitito ca, saṁsuddhagahaṇiko yāva sattamā pitāmahayugā akkhitto anupakkuṭṭho jātivādena;
Di sini, Bhante Gotama, seorang brahmana terlahir baik dari pihak ibu maupun ayah, berasal dari keturunan yang murni, tidak tercela dan tidak bernoda dalam hal kelahiran hingga tujuh generasi kebapakan;
It’s when a brahmin is well born on both his mother’s and father’s side, stemming from a clean vessel, with irrefutable and impeccable genealogy back to the seventh paternal generation.
Ia adalah seorang yang mahir membaca dan menghafal mantra, menguasai tiga Veda beserta kosakata dan ritualnya, fonologi dan pembagian kata, serta kisah-kisah tradisional sebagai yang kelima. Ia menguasai kata demi kata dan tata bahasanya. Ia juga mahir dalam kosmologi dan tanda-tanda seorang manusia agung.
He recites and remembers the hymns, and has mastered the three Vedas, together with their vocabularies and ritual performance, their phonology and word classification, and the testaments as fifth. He knows them word-by-word, and their grammar. He is well versed in cosmology and the marks of a great man.
Ia rupawan, menawan hati, dan elok dipandang, dianugerahi kecantikan yang melampaui segalanya, berpenampilan bak Brahmā, berwibawa seperti Brahmā, tidak ada cela dalam penampilannya;
He is attractive, good-looking, lovely, of surpassing beauty. He has divine looks and lustre, remarkable to behold.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.