‹
DN 2

Sāmaññaphalasutta

Samaññaphala Sutta

Dīgha Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

DN 2
Suasana ajaran · ilustrasi pendamping, bukan bagian dari teks kanonik
KENALI DUNIA DN 2

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini adalah salah satu diskursus terpanjang dan terpenting dalam Digha Nikaya. Bacalah dengan perlahan, bayangkan Anda sedang duduk di pendopo bersama raja yang gelisah, dan ikuti alur penjelasan Buddha yang disusun secara sistematis dan mendalam tentang apa arti sebenarnya dari kehidupan pertapaan yang membuahkan hasil.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Raja Ajātasattu dari Magadha, di malam purnama yang indah, merasa gelisah dan ingin mencari ketenangan batin. Ia bertanya kepada para menterinya tentang petapa atau brahmana yang layak dikunjungi. Setelah mendengar usulan tentang enam guru terkenal, ia akhirnya memutuskan untuk mengunjungi Buddha atas saran Jīvaka. Di hadapan Buddha, ia menceritakan kekecewaannya atas jawaban para guru lain tentang 'buah kehidupan pertapaan yang terlihat langsung', lalu Buddha menjelaskan berbagai tingkatan buah tersebut, mulai dari kebebasan seorang budak hingga pencapaian pengetahuan tertinggi yang mengakhiri kekotoran batin.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
dn2:31.0

3.6. Sañcayabelaṭṭhaputtavāda

3.6. Ajaran Sañjaya Belaṭṭhiputta

3.6. The Doctrine of Sañjaya Belaṭṭhiputta

dn2:31.1

Ekamidāhaṁ, bhante, samayaṁ yena sañcayo belaṭṭhaputto tenupasaṅkamiṁ; upasaṅkamitvā sañcayena belaṭṭhaputtena saddhiṁ sammodiṁ.

Pada suatu ketika, Bhante, aku mendatangi Sañjaya Belaṭṭhiputta; setelah mendatanginya, aku bertukar salam dengan Sañjaya Belaṭṭhiputta.

This one time, sir, I approached Sañjaya Belaṭṭhiputta and exchanged greetings with him.

dn2:31.2

Sammodanīyaṁ kathaṁ sāraṇīyaṁ vītisāretvā ekamantaṁ nisīdiṁ. Ekamantaṁ nisinno kho ahaṁ, bhante, sañcayaṁ belaṭṭhaputtaṁ etadavocaṁ:

Setelah berbincang-bincang dengan ramah dan bersahabat, aku duduk di satu sisi. Setelah duduk di satu sisi, Bhante, aku berkata kepada Sañjaya Belaṭṭhiputta:

When the greetings and polite conversation were over, I sat down to one side, and asked him the same question.

dn2:31.3

‘yathā nu kho imāni, bho sañcaya, puthusippāyatanāni …pe…

‘Seperti halnya berbagai keterampilan duniawi ini, Guru Sañjaya … (seperti sebelumnya) …

dn2:31.4

sakkā nu kho, bho sañcaya, evameva diṭṭheva dhamme sandiṭṭhikaṁ sāmaññaphalaṁ paññapetun’ti?

mungkinkah, Guru Sañjaya, dengan cara yang sama, dalam kehidupan ini juga, engkau dapat menjelaskan buah kehidupan pertapaan yang dapat dilihat langsung?’

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.