dn27:9.1 Adapun kalian, Vāseṭṭha, berasal dari kelahiran, nama, marga, dan keluarga yang berbeda-beda, namun telah meninggalkan kehidupan berumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah.
dn27:9.2 Ketika ditanya, ‘Kalian ini siapa?’, kalian mengaku: ‘Kami adalah para pertapa pengikut putra Sakya.’
dn27:9.3 Tetapi, Vāseṭṭha, hanya bagi seseorang yang keyakinannya kepada Tathāgata telah tertanam, berakar, kokoh berdiri, kuat, dan tidak dapat digoyahkan oleh petapa mana pun, brahmana mana pun, dewa, Māra, Brahmā, atau siapa pun di dunia ini, maka pantas baginya untuk berkata:
dn27:9.4 ‘Aku adalah putra sah Sang Bhagavā, terlahir dari mulut-Nya, terlahir dari Dhamma, diciptakan oleh Dhamma, pewaris Dhamma.’
dn27:9.5 Mengapa demikian?
dn27:9.6 Sebab, Vāseṭṭha, itulah sebutan bagi Tathāgata: ‘berbadankan Dhamma’, ‘berbadankan Brahmā’, ‘menjadi Dhamma’, dan ‘menjadi Brahmā’.


