dn26:1.0 1. Berdiam dengan Diri Sendiri sebagai Pelita
dn26:1.1 Demikianlah yang kudengar:
dn26:1.2 Pada suatu ketika, Sang Bhagavā sedang menetap di negeri Magadha, di Mātulā.
dn26:1.3 Di sana Sang Bhagavā berkata kepada para bhikkhu:
dn26:1.4 "Para bhikkhu!"
dn26:1.5 "Yang Mulia," jawab para bhikkhu itu kepada Sang Bhagavā.
dn26:1.6 Sang Bhagavā berkata sebagai berikut:
dn26:1.7 "Para bhikkhu, berdiamlah dengan diri sendiri sebagai pelita, dengan diri sendiri sebagai perlindungan, tanpa perlindungan lain; dengan Dhamma sebagai pelita, dengan Dhamma sebagai perlindungan, tanpa perlindungan lain.
dn26:1.8 Dan bagaimanakah, para bhikkhu, seorang bhikkhu berdiam dengan diri sendiri sebagai pelita, dengan diri sendiri sebagai perlindungan, tanpa perlindungan lain; dengan Dhamma sebagai pelita, dengan Dhamma sebagai perlindungan, tanpa perlindungan lain?
dn26:1.9 Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu berdiam dengan merenungkan tubuh sebagai tubuh—tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan kesedihan terhadap dunia.
dn26:1.10 Ia berdiam dengan merenungkan perasaan sebagai perasaan—tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan kesedihan terhadap dunia.
dn26:1.11 Ia berdiam dengan merenungkan pikiran sebagai pikiran—tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan kesedihan terhadap dunia.
dn26:1.12 Ia berdiam dengan merenungkan fenomena-fenomena sebagai fenomena—tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan kesedihan terhadap dunia.
dn26:1.13 Demikianlah, para bhikkhu, seorang bhikkhu berdiam dengan diri sendiri sebagai pelita, dengan diri sendiri sebagai perlindungan, tanpa perlindungan lain; dengan Dhamma sebagai pelita, dengan Dhamma sebagai perlindungan, tanpa perlindungan lain.
dn26:1.14 Para bhikkhu, berjalanlah di dalam wilayahmu sendiri, di dalam tanah warisan ayahmu.
dn26:1.15 Para bhikkhu, bagi mereka yang berjalan di dalam wilayahnya sendiri, di dalam tanah warisan ayahnya, Māra tidak akan mendapatkan celah, Māra tidak akan mendapatkan peluang.
dn26:1.16 Para bhikkhu, karena menjalankan kualitas-kualitas yang bermanfaat, maka jasa kebajikan ini bertumbuh.

