dn25:13.0 2.2. Tentang Mencapai Tunas-Tunas Kesucian
dn25:13.1 “Pertama-tama, Nigrodha, seorang petapa menjalankan praktik pertapaan. Namun ia tidak merasa puas dengan pertapaan itu, karena keinginannya belum terpenuhi sepenuhnya.
dn25:13.2 Demikianlah, Nigrodha, seorang petapa menjalankan praktik pertapaan. Namun ia tidak merasa puas dengan pertapaan itu, karena keinginannya belum terpenuhi sepenuhnya.
dn25:13.3 Dengan demikian, ia murni dalam hal itu.
dn25:13.4 Selanjutnya, Nigrodha, seorang petapa menjalankan praktik pertapaan. Karena pertapaan itu, ia tidak meninggikan dirinya sendiri dan tidak merendahkan orang lain …
dn25:13.5 Dengan demikian, ia murni dalam hal itu.
dn25:13.6 Selanjutnya, Nigrodha, seorang petapa menjalankan praktik pertapaan. Karena pertapaan itu, ia tidak menjadi lengah, tidak terpikat, dan tidak jatuh dalam kelalaian …
dn25:13.7 Dengan demikian, ia murni dalam hal itu.
dn25:13.8 Selanjutnya, Nigrodha, seorang petapa menjalankan praktik pertapaan. Melalui pertapaan itu, ia memperoleh keuntungan, penghormatan, dan ketenaran. Namun ia tidak merasa puas dengan keuntungan, penghormatan, dan ketenaran itu, karena keinginannya belum terpenuhi sepenuhnya …
dn25:13.9 Dengan demikian, ia murni dalam hal itu.
dn25:13.10 Selanjutnya, Nigrodha, seorang petapa menjalankan praktik pertapaan, dan melalui pertapaan itu ia memperoleh perolehan, penghormatan, dan ketenaran. Namun karena perolehan, penghormatan, dan ketenaran itu, ia tidak meninggikan dirinya sendiri dan tidak merendahkan orang lain …
dn25:13.11 Demikianlah ia murni dalam hal itu.
dn25:13.12 Selanjutnya, Nigrodha, seorang petapa menjalankan praktik pertapaan, dan melalui pertapaan itu ia memperoleh perolehan, penghormatan, dan ketenaran. Namun karena perolehan, penghormatan, dan ketenaran itu, ia tidak menjadi lengah, tidak terpikat, dan tidak jatuh dalam kelalaian …
dn25:13.13 Demikianlah ia murni dalam hal itu.
dn25:13.14 Selanjutnya, Nigrodha, seorang petapa tidak menjadi rewel mengenai makanan, dengan berkata,
dn25:13.15 'Ini cocok bagiku, ini tidak cocok bagiku.'
dn25:13.16 Apa yang tidak cocok baginya, ia tinggalkan tanpa kemelekatan.
dn25:13.17 Tetapi apa yang cocok baginya, ia makan tanpa terikat, tanpa tergila-gila, tanpa melekat, melihat bahayanya, dan memahami jalan keluarnya …
dn25:13.18 Demikianlah ia murni dalam hal itu.
dn25:13.19 Selanjutnya, Nigrodha, seorang petapa tidak menjalankan praktik pertapaan karena keinginan akan perolehan, penghormatan, dan ketenaran …
dn25:13.20 ‘Raja-raja, menteri-menteri kerajaan, para khattiya, brahmana, perumah tangga, dan para pengikut sekte akan menghormatiku!’ …pe…
dn25:13.21 Demikianlah ia murni dalam hal itu.
dn25:13.22 Selanjutnya, Nigrodha, seorang petapa tidak merendahkan petapa atau brahmana tertentu:
dn25:13.23 ‘Mengapa orang yang hidup berkelimpahan ini melahap segala sesuatu—
dn25:13.24 yakni, tumbuhan yang berkembang biak dari akar, batang, stek, atau buku; dan yang dari biji biasa sebagai yang kelima. Menurut ajaran petapa ini, mahkota gigi bagaikan kilat bercabang!’
dn25:13.25 Demikianlah, dalam hal itu ia menjadi murni.

