dn22:19.0 4.5.2. Penjelasan Kebenaran Mulia tentang Asal Mula Penderitaan
dn22:19.1 Dan apakah, para bhikkhu, kebenaran mulia tentang asal mula penderitaan?
dn22:19.2 Yaitu ketagihan yang menuju pada kelahiran kembali, disertai nafsu dan kegemaran, mencari kenikmatan di sana-sini, yaitu:
dn22:19.3 ketagihan pada kenikmatan indria, ketagihan pada kelangsungan hidup, dan ketagihan pada pemusnahan.
dn22:19.4 Tetapi, para bhikkhu, di manakah ketagihan itu muncul ketika muncul, dan di manakah ia bersarang ketika bersarang?
dn22:19.5 Apa pun di dunia ini yang tampak menarik dan menyenangkan, di situlah ketagihan muncul ketika muncul, dan di situlah ia bersarang ketika bersarang.
dn22:19.6 Dan apakah di dunia ini yang tampak menarik dan menyenangkan?
dn22:19.7 Mata di dunia ini tampak menarik dan menyenangkan, di situlah ketagihan muncul ketika muncul, dan di situlah ia bersarang ketika bersarang.
dn22:19.8 Telinga di dunia ini …
dn22:19.9 hidung di dunia ini …
dn22:19.10 lidah di dunia ini …
dn22:19.11 tubuh di dunia ini …
dn22:19.12 pikiran di dunia ini tampak menarik dan menyenangkan, di situlah ketagihan muncul ketika muncul, dan di situlah ia bersarang ketika bersarang.
dn22:19.13 Bentuk-bentuk di dunia …
dn22:19.14 suara-suara di dunia …
dn22:19.15 bau-bauan di dunia …
dn22:19.16 rasa-rasa di dunia …
dn22:19.17 sentuhan-sentuhan di dunia …
dn22:19.18 gagasan-gagasan di dunia tampak menyenangkan dan memikat, dan di situlah nafsu keinginan muncul dan bersemayam.
dn22:19.19 Kesadaran mata …
dn22:19.20 kesadaran telinga …
dn22:19.21 kesadaran hidung …
dn22:19.22 kesadaran lidah …
dn22:19.23 kesadaran badan …
dn22:19.24 kesadaran pikiran di dunia tampak menyenangkan dan memikat, dan di situlah nafsu keinginan muncul dan bersemayam.
dn22:19.25 Kontak mata …
dn22:19.26 kontak telinga …
dn22:19.27 kontak hidung …
dn22:19.28 kontak lidah …
dn22:19.29 kontak badan …
dn22:19.30 kontak pikiran di dunia tampak menyenangkan dan memikat, dan di situlah nafsu keinginan muncul dan bersemayam.
dn22:19.31 Perasaan yang lahir dari kontak mata …
dn22:19.32 perasaan yang lahir dari kontak telinga …
dn22:19.33 perasaan yang lahir dari kontak hidung di dunia …
dn22:19.34 perasaan yang lahir dari kontak lidah di dunia …
dn22:19.35 perasaan yang lahir dari kontak tubuh di dunia …
dn22:19.36 perasaan yang lahir dari kontak pikiran di dunia tampak indah dan menyenangkan, dan di situlah nafsu keinginan muncul dan bersemayam.
dn22:19.37 Persepsi terhadap bentuk …
dn22:19.38 persepsi terhadap suara …
dn22:19.39 persepsi terhadap bau …
dn22:19.40 persepsi terhadap rasa …
dn22:19.41 persepsi terhadap sentuhan …
dn22:19.42 persepsi terhadap gagasan di dunia tampak indah dan menyenangkan, dan di situlah nafsu keinginan muncul dan bersemayam.
dn22:19.43 Kehendak mengenai bentuk …
dn22:19.44 kehendak mengenai suara …
dn22:19.45 kehendak mengenai bau …
dn22:19.46 kehendak mengenai rasa …
dn22:19.47 kehendak mengenai sentuhan …
dn22:19.48 kehendak mengenai gagasan di dunia tampak indah dan menyenangkan, dan di situlah nafsu keinginan muncul dan bersemayam.
dn22:19.49 Nafsu keinginan terhadap bentuk …
dn22:19.50 nafsu keinginan terhadap suara …
dn22:19.51 nafsu keinginan terhadap bau …
dn22:19.52 nafsu keinginan terhadap rasa …
dn22:19.53 Keinginan terhadap sentuhan di dunia …
dn22:19.54 Keinginan terhadap gagasan di dunia tampak menyenangkan dan memikat, dan di situlah keinginan muncul dan bersemayam.
dn22:19.55 Pikiran tentang bentuk …
dn22:19.56 pikiran tentang suara …
dn22:19.57 pikiran tentang bau …
dn22:19.58 pikiran tentang rasa …
dn22:19.59 pikiran tentang sentuhan …
dn22:19.60 pikiran tentang gagasan di dunia tampak menyenangkan dan memikat, dan di situlah keinginan muncul dan bersemayam.
dn22:19.61 Perenungan tentang bentuk …
dn22:19.62 perenungan tentang suara …
dn22:19.63 Pencarian rasa terhadap bau-bauan di dunia …
dn22:19.64 Pencarian rasa terhadap rasa-rasa di dunia …
dn22:19.65 Pencarian rasa terhadap sentuhan-sentuhan di dunia …
dn22:19.66 Pencarian rasa terhadap ide-ide di dunia tampak menyenangkan dan nikmat, dan di situlah nafsu kehausan muncul dan menetap.
dn22:19.67 Ini, para bhikkhu, disebut kebenaran mulia tentang asal mula penderitaan.

