dn22:1.1 Demikianlah yang kudengar:
dn22:1.2 Pada suatu ketika, Sang Bhagavā sedang menetap di negeri orang-orang Kuru, di dekat kota Kuru yang bernama Kammāsadhamma.
dn22:1.3 Di sana Sang Bhagavā berkata kepada para bhikkhu:
dn22:1.4 “Para bhikkhu,”
dn22:1.5 “Yang Mulia,” para bhikkhu itu menjawab Sang Bhagavā.
dn22:1.6 Sang Bhagavā berkata demikian:
dn22:1.7 “Para bhikkhu, jalan ini adalah jalan tunggal untuk pemurnian makhluk-makhluk, untuk mengatasi duka dan ratapan, untuk melenyapkan penderitaan dan kesedihan, untuk mencapai pengetahuan yang benar, dan untuk merealisasikan Nibbāna, yaitu empat penegakan perhatian.
dn22:1.8 Apakah empat itu?
dn22:1.9 Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu berdiam dengan merenungkan tubuh dalam tubuh, tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan ketidakpuasan terhadap dunia.
dn22:1.10 Ia berdiam dengan merenungkan perasaan dalam perasaan, tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan ketidakpuasan terhadap dunia.
dn22:1.11 Ia berdiam dengan merenungkan pikiran dalam pikiran, tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan ketidakpuasan terhadap dunia.
dn22:1.12 Ia berdiam dengan merenungkan fenomena dalam fenomena, tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan ketidakpuasan terhadap dunia.
dn22:1.13 Demikianlah ringkasan ini selesai.

