‹
DN 11

Kevaṭṭasutta

Kevaddha Sutta

Dīgha Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

DN 11
Suasana ajaran · ilustrasi pendamping, bukan bagian dari teks kanonik
KENALI DUNIA DN 11

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan apa yang sesungguhnya berharga dalam praktik spiritual—apakah sekadar kemampuan luar biasa, ataukah kebijaksanaan yang menuntun pada kebebasan sejati. Mari kita simak dialog antara Kevaddha dan Buddha yang mengungkapkan pandangan mendalam tentang hal ini.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Perumah tangga Kevaddha meminta Sang Buddha menugaskan seorang bhikkhu untuk menunjukkan keajaiban kekuatan batin agar warga Nāḷandā semakin percaya. Sang Buddha menolak dan menjelaskan tiga jenis keajaiban, lalu menceritakan kisah seorang bhikkhu yang mencari jawaban tentang lenyapnya empat unsur utama hingga ke alam Brahma, namun akhirnya kembali kepada Buddha untuk mendapatkan jawaban yang benar.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

dn11:80.1 Kemudian, Kevaṭṭa, bhikkhu itu mencapai suatu pencapaian meditasi sedemikian rupa sehingga ketika pikirannya terkonsentrasi, jalan menuju alam Brahma tampak.

dn11:80.2 Kemudian, Kevaṭṭa, bhikkhu itu mendatangi para deva Brahmakāyika; setelah mendatanginya, ia berkata kepada para deva Brahmakāyika itu:

dn11:80.3 ‘Di manakah, sahabat-sahabat, empat unsur utama ini berhenti tanpa sisa, yaitu unsur tanah, unsur air, unsur api, dan unsur angin?’

dn11:80.4 Ketika hal ini dikatakan, Kevaṭṭa, para deva Brahmakāyika itu berkata kepada bhikkhu itu:

dn11:80.5 ‘Kami juga, bhikkhu, tidak mengetahui:

dn11:80.6 “Di manakah empat unsur utama ini berhenti tanpa sisa, yaitu unsur tanah, unsur air, unsur api, dan unsur angin?”

dn11:80.7 Tetapi ada, bhikkhu, Brahmā, Mahābrahmā, Sang Penakluk, Yang Tak Terkalahkan, Yang Maha Melihat, Penguasa Segala, Raja, Pencipta, Pembentuk, Yang Tertinggi, Pengendali, Bapak dari semua makhluk yang telah lahir dan yang akan lahir. Ia lebih unggul dan lebih mulia daripada kami.

dn11:80.9 “Di manakah empat unsur utama ini berhenti tanpa sisa, yaitu unsur tanah, unsur air, unsur api, dan unsur angin?”’”

dn11:80.10 ‘Tetapi, sahabat-sahabat, di manakah sekarang Mahābrahmā itu?’

dn11:80.11 ‘Kami juga, bhikkhu, tidak mengetahui di mana Brahmā berada, ke arah mana Brahmā pergi, atau di tempat mana Brahmā berdiam;

dn11:80.12 akan tetapi, bhikkhu, sesuai dengan tanda-tanda yang terlihat—cahaya muncul dan sinar bersinar—kami mengetahui bahwa Brahmā akan muncul. Sebab ini adalah pertanda awal kemunculan Brahmā, yaitu munculnya cahaya dan bersinarnya sinar.’

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.