an9.64:1.1 “Mendicants, there are these five hindrances.
an9.64:1.2 What five?
an9.64:1.3 Sensual desire, ill will, dullness and drowsiness, restlessness and remorse, and doubt.
an9.64:1.4 These are the five hindrances.
Nīvaraṇasutta
Sutta ini singkat namun padat, menghubungkan dua ajaran penting dalam Buddhisme: lima rintangan dan empat penegakan perhatian. Saat membacanya, perhatikan bagaimana Sang Buddha merangkum seluruh praktik meditasi dalam satu kerangka yang sederhana namun mendalam.
Dalam sutta ini, Sang Buddha mengajarkan bahwa ada lima rintangan batin yang menghalangi kemajuan meditasi, yaitu keinginan indrawi, niat buruk, kemalasan dan kantuk, kegelisahan dan penyesalan, serta keragu-raguan. Untuk mengatasi kelima rintangan ini, Beliau menyarankan pengembangan empat penegakan perhatian (satipaṭṭhāna), yaitu merenungkan tubuh, perasaan, pikiran, dan fenomena. Sutta ini menekankan hubungan langsung antara melatih perhatian dan melepaskan hambatan-hambatan batin tersebut.
an9.64:1.1 “Mendicants, there are these five hindrances.
an9.64:1.2 What five?
an9.64:1.3 Sensual desire, ill will, dullness and drowsiness, restlessness and remorse, and doubt.
an9.64:1.4 These are the five hindrances.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.