‹
AN 9.3

Meghiyasutta

Meghiyasutta

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 9.3

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengisahkan seorang bhikkhu yang ingin berlatih sendirian, namun justru dihantui pikiran-pikiran buruk. Melalui dialog dengan Buddha, kita diajak memahami bahwa latihan spiritual tidak bisa dipaksakan sendirian tanpa fondasi yang matang.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Meghiya, seorang bhikkhu yang sedang berlatih, meminta izin kepada Buddha untuk berlatih sendirian di hutan mangga yang indah. Meskipun Buddha mengingatkannya untuk menunggu, Meghiya tetap pergi dan diganggu oleh pikiran-pikiran buruk. Ia kembali kepada Buddha, yang kemudian mengajarkan lima hal yang mendukung pematangan kebebasan batin, serta empat latihan tambahan untuk mengatasi rintangan dan mencapai Nibbāna.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an9.3:10.1

“Aparipakkāya, meghiya, cetovimuttiyā pañca dhammā paripakkāya saṁvattanti.

"Meghiya, bagi kebebasan batin yang belum matang, lima hal mendukung pematangannya.

“Meghiya, when the heart’s release is not ripe, five things help it ripen.

an9.3:10.2

Katame pañca?

Apakah lima itu?

What five?

an9.3:10.3

Idha, meghiya, bhikkhu kalyāṇamitto hoti kalyāṇasahāyo kalyāṇasampavaṅko.

Di sini, Meghiya, seorang bhikkhu memiliki teman baik, sahabat baik, dan rekan baik.

Firstly, a mendicant has good friends, companions, and associates.

an9.3:10.4

Aparipakkāya, meghiya, cetovimuttiyā ayaṁ paṭhamo dhammo paripakkāya saṁvattati.

Meghiya, bagi kebebasan batin yang belum matang, inilah hal pertama yang mendukung pematangannya.

This is the first thing …

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.