an9.33:4.1 ‘Di manakah kebahagiaan yang disertai keseimbangan (upekkhāsukha) berhenti, dan siapakah yang, setelah menghentikan kebahagiaan yang disertai keseimbangan, berdiam dalam penghentian itu’—Aku katakan: ‘Sungguh, para mulia itu telah terbebas dari keinginan, telah padam, telah menyeberang, dan telah sampai ke pantai seberang dalam hal itu.’
an9.33:4.2 ‘Di manakah kebahagiaan yang disertai keseimbangan berhenti, dan siapakah yang, setelah menghentikan kebahagiaan yang disertai keseimbangan, berdiam dalam penghentian itu’—
an9.33:4.3 jika seseorang berkata, ‘Aku tidak mengetahui atau melihat di mana kebahagiaan yang disertai keseimbangan berhenti’, maka ia harus diberitahu:
an9.33:4.4 ‘Di sini, sahabat, seorang bhikkhu, dengan meninggalkan kesenangan dan kesakitan, serta dengan lenyapnya kegembiraan dan kesedihan sebelumnya, masuk dan berdiam dalam jhāna keempat, yang tanpa kesakitan maupun kesenangan, dengan kemurnian perhatian karena keseimbangan.
an9.33:4.5 Di situlah kebahagiaan yang disertai keseimbangan berhenti; dan mereka itulah yang, setelah menghentikan kebahagiaan yang disertai keseimbangan, berdiam dalam penghentian itu.’
an9.33:4.6 Sungguh, para bhikkhu, seorang yang tidak licik dan tidak menipu akan menyetujui dan menerima pernyataan itu dengan berkata ‘Baik’.
an9.33:4.7 Setelah menyetujui dan menerima pernyataan itu dengan ‘Baik’, ia akan memberi hormat dengan merangkapkan tangan dan mendekat untuk melayani.
