‹
AN 9.23

Taṇhāmūlakasutta

Khotbah tentang Akar Ketagihan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 9.23

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana keinginan sederhana dapat berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Mari kita simak dengan tenang bagaimana Sang Buddha memaparkan rantai sebab-akibat ini.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha mengajarkan kepada para bhikkhu tentang sembilan hal yang berakar pada ketagihan (taṇhā). Beliau menjelaskan rantai sebab-akibat yang dimulai dari ketagihan, yang memunculkan pencarian, perolehan, pertimbangan, keinginan dan nafsu, kemelekatan, kepemilikan, kekikiran, dan penjagaan. Pada akhirnya, karena penjagaan inilah muncul berbagai hal buruk seperti pertengkaran, perselisihan, dan kebohongan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an9.23:1.1 “Mendicants, I will teach you about nine things rooted in craving.

an9.23:1.2 And what are the nine things rooted in craving?

an9.23:1.3 Craving gives rise to searching. Searching gives rise to gaining material things. Gaining material things gives rise to evaluation. Evaluation gives rise to desire and lust. Desire and lust gives rise to attachment. Attachment gives rise to ownership. Ownership gives rise to stinginess. Stinginess gives rise to safeguarding. Owing to safeguarding, many bad, unskillful things come to be: taking up the rod and the sword, quarrels, arguments, and disputes, accusations, backbiting, and lies.

an9.23:1.4 These are the nine things rooted in craving.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.