Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 9.18
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita melihat praktik uposatha bukan sekadar aturan, melainkan sebagai cara meniru kualitas para Arahant dan memperluasnya dengan cinta kasih. Mari kita simak bagaimana sembilan faktor ini diuraikan satu per satu.
Sutta ini menjelaskan bagaimana seorang siswa mulia menjalankan uposatha (hari suci) dengan sembilan faktor. Delapan faktor pertama adalah latihan moral yang meniru perilaku para Arahant, seperti tidak membunuh dan menghindari tempat tidur tinggi. Faktor kesembilan yang membedakannya adalah pengembangan cinta kasih (mettā) ke segala arah, yang menjadikan uposatha ini sangat berbuah dan bermanfaat.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Ia berdiam dengan meliputi satu arah dengan pikiran yang dipenuhi cinta kasih, demikian pula arah kedua, demikian pula arah ketiga, demikian pula arah keempat. Demikian pula ke atas, ke bawah, ke sekeliling, di mana-mana, kepada seluruh dunia, ia berdiam dengan meliputi pikiran yang dipenuhi cinta kasih—luas, agung, tanpa batas, tanpa permusuhan, tanpa niat jahat.
They meditate spreading a heart full of love to one direction, and to the second, and to the third, and to the fourth. In the same way above, below, across, everywhere, all around, they spread a heart full of love to the whole world—abundant, expansive, limitless, free of enmity and ill will.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 9.18 · Uposatha dengan Sembilan Faktor | Tiga Keranjang