Sutta tentang Perilaku yang Benar dalam Kasus Pelanggaran Berat
Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 8.90
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini memberikan gambaran tentang bagaimana komunitas monastik Buddha menjaga ketertiban melalui aturan disiplin yang ketat. Mari kita renungkan bagaimana prinsip-prinsip ini dapat menginspirasi kita dalam menjaga integritas dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Sutta ini membahas delapan aturan perilaku yang harus diikuti oleh seorang bhikkhu yang telah dikenai hukuman tassapāpiyasikā, yaitu tindakan disiplin karena pelanggaran berat. Aturan-aturan tersebut mencakup larangan memberikan penahbisan, memberikan ketergantungan, memiliki sāmaṇera pelayan, menjadi penasihat bhikkhunī, menerima penunjukan Saṅgha, ditempatkan dalam posisi senioritas, dan membebaskan orang lain dari pelanggaran serupa. Tujuannya adalah menjaga ketertiban dan kemurnian dalam Saṅgha.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an8.90:1.2 na upasampādetabbo, na nissayo dātabbo, na sāmaṇero upaṭṭhāpetabbo, na bhikkhunovādakasammuti sāditabbā, sammatenapi bhikkhuniyo na ovaditabbā, na kāci saṅghasammuti sāditabbā, na kismiñci paccekaṭṭhāne ṭhapetabbo, na ca tena mūlena vuṭṭhāpetabbo.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 8.90 · Sutta tentang Perilaku yang Benar dalam Kasus Pelanggaran Berat | Tiga Keranjang