an8.90:2.0 Ringkasan bab ini:
an8.90:2.1 Perhatian penuh, dengan akar Puṇṇiya,
an8.90:2.2 Pencuri dan petapa, yang kelima;
an8.90:2.3 Yasa, dengan keyakinan yang diperoleh,
an8.90:2.4 Rekonsiliasi dan perilaku yang benar.
Sutta tentang Perilaku yang Benar dalam Kasus Pelanggaran Berat
Sutta ini memberikan gambaran tentang bagaimana komunitas monastik Buddha menjaga ketertiban melalui aturan disiplin yang ketat. Mari kita renungkan bagaimana prinsip-prinsip ini dapat menginspirasi kita dalam menjaga integritas dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Sutta ini membahas delapan aturan perilaku yang harus diikuti oleh seorang bhikkhu yang telah dikenai hukuman tassapāpiyasikā, yaitu tindakan disiplin karena pelanggaran berat. Aturan-aturan tersebut mencakup larangan memberikan penahbisan, memberikan ketergantungan, memiliki sāmaṇera pelayan, menjadi penasihat bhikkhunī, menerima penunjukan Saṅgha, ditempatkan dalam posisi senioritas, dan membebaskan orang lain dari pelanggaran serupa. Tujuannya adalah menjaga ketertiban dan kemurnian dalam Saṅgha.
an8.90:2.0 Ringkasan bab ini:
an8.90:2.1 Perhatian penuh, dengan akar Puṇṇiya,
an8.90:2.2 Pencuri dan petapa, yang kelima;
an8.90:2.3 Yasa, dengan keyakinan yang diperoleh,
an8.90:2.4 Rekonsiliasi dan perilaku yang benar.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.