an8.8:5.1 “Benarkah, Bhante, bahwa Yang Mulia Uttara mengajarkan Dhamma kepada para bhikkhu sebagai berikut:
an8.8:5.2 ‘Baiklah, teman, seorang bhikkhu dari waktu ke waktu merenungkan kegagalan diri sendiri,
an8.8:5.3 baiklah, teman, seorang bhikkhu dari waktu ke waktu merenungkan kegagalan orang lain …
an8.8:5.4 keberhasilan diri sendiri …
an8.8:5.5 dan keberhasilan orang lain’?”
an8.8:5.6 “Benar, raja para dewa.”
an8.8:5.7 “Tetapi, Bhante, apakah ini merupakan inspirasi pribadi Yang Mulia Uttara, ataukah ini merupakan ucapan Sang Bhagavā, Yang Layak, Yang Tercerahkan Sempurna?”
an8.8:5.8 “Kalau begitu, raja para dewa, aku akan memberikan sebuah perumpamaan kepadamu.
an8.8:5.9 Karena melalui perumpamaan, sebagian orang bijaksana memahami makna dari apa yang dikatakan.

