an8.85:3.1 The supreme should be attained by the unstained,
an8.85:3.2 stainless and pure;
an8.85:3.3 it should be attained by a knower,
an8.85:3.4 who is free.
Sutta tentang Sebutan-sebutan bagi Yang Tercerahkan
Sutta ini mengajak kita merenungkan makna di balik gelar-gelar spiritual yang agung. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha menjelaskan bahwa semua pencapaian tertinggi yang dicari para pencari spiritual, pada akhirnya merujuk pada satu realitas yang sama: kebebasan sempurna dari seorang Tathāgata.
Sutta ini adalah khotbah pendek Sang Buddha kepada para bhikkhu tentang berbagai sebutan atau julukan bagi seorang Tathāgata, Yang Layak, Yang Tercerahkan Sempurna. Sebutan-sebutan seperti Pertapa, Brahmana, Penguasa Pengetahuan, Tabib, Yang Tak Bernoda, Yang Suci Murni, Yang Mengetahui, dan Yang Terbebaskan, semuanya merujuk pada kualitas pencapaian spiritual tertinggi. Di akhir khotbah, Sang Buddha menegaskan pencapaian-Nya sendiri dengan syair yang menggambarkan kemenangan batin dan kebebasan sempurna.
an8.85:3.1 The supreme should be attained by the unstained,
an8.85:3.2 stainless and pure;
an8.85:3.3 it should be attained by a knower,
an8.85:3.4 who is free.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.