‹
AN 8.80

Kusītārambhavatthusutta

Dasar-dasar Kemalasan dan Pembangkitan Energi

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 8.80

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menyajikan dua daftar yang saling berhadapan: delapan alasan untuk bermalas-malasan dan delapan alasan untuk membangkitkan semangat. Perhatikan bagaimana situasi yang sama bisa menghasilkan respons yang sangat berbeda, hanya bergantung pada cara kita memandangnya.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha menguraikan delapan kondisi yang sering dijadikan alasan untuk bermalas-malasan, seperti memiliki pekerjaan, sedang dalam perjalanan, atau merasa tidak enak badan. Kemudian, Ia membaliknya dengan menunjukkan delapan kondisi yang sama sebagai justru pemicu untuk membangkitkan semangat, dengan cara mengubah cara pandang terhadap kondisi tersebut.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an8.80:9.1

Aṭṭhimāni, bhikkhave, ārambhavatthūni.

Ada, para bhikkhu, delapan landasan pembangkitan semangat.

There are eight grounds for arousing energy.

an8.80:9.2

Katamāni aṭṭha?

Apakah delapan itu?

What eight?

an8.80:9.3

Idha, bhikkhave, bhikkhunā kammaṁ kattabbaṁ hoti.

Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu memiliki pekerjaan yang harus dilakukan.

Firstly, a mendicant has some work to do.

an8.80:9.4

Tassa evaṁ hoti:

Ia berpikir:

They think:

an8.80:9.5

‘kammaṁ kho me kattabbaṁ bhavissati. Kammaṁ kho mayā karontena na sukaraṁ buddhānaṁ sāsanaṁ manasi kātuṁ. Handāhaṁ paṭikacceva vīriyaṁ ārabhāmi appattassa pattiyā anadhigatassa adhigamāya asacchikatassa sacchikiriyāyā’ti.

‘Aku akan memiliki pekerjaan yang harus dilakukan. Ketika melakukan pekerjaan, tidak mudah untuk memperhatikan ajaran para Buddha. Baiklah aku membangkitkan semangat lebih awal untuk mencapai yang belum tercapai, meraih yang belum diraih, dan merealisasikan yang belum direalisasikan.’

‘I have some work to do. While working it’s not easy to focus on the instructions of the Buddhas. I’d better preemptively rouse up energy for attaining the unattained, achieving the unachieved, and realizing the unrealized.’

an8.80:9.6

So vīriyaṁ ārabhati appattassa pattiyā anadhigatassa adhigamāya asacchikatassa sacchikiriyāya.

Ia membangkitkan semangat untuk mencapai yang belum tercapai, meraih yang belum diraih, dan merealisasikan yang belum direalisasikan.

They rouse energy for attaining the unattained, achieving the unachieved, and realizing the unrealized.

an8.80:9.7

Idaṁ, bhikkhave, paṭhamaṁ ārambhavatthu.

Ini, para bhikkhu, adalah landasan pembangkitan semangat yang pertama.

This is the first ground for arousing energy.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.