Kathañca, bhikkhave, mātugāmo cāgasampanno hoti?
Dan bagaimanakah, para bhikkhu, seorang perempuan memiliki kedermawanan?
And how is a lady accomplished in generosity?
Sutta tentang Kemenangan di Dunia Ini (Ke-2)
Sutta ini memberikan gambaran tentang nilai-nilai kehidupan rumah tangga dan spiritual yang dijunjung tinggi pada masa Buddha. Mari kita simak bagaimana Buddha merinci kualitas-kualitas yang dianggap penting bagi seorang perempuan untuk meraih kebahagiaan, baik di dunia sekarang maupun nanti.
Sutta ini berisi wejangan Buddha kepada para bhikkhu tentang delapan kualitas yang membuat seorang perempuan berhasil di dunia ini dan di dunia berikutnya. Empat kualitas pertama berkaitan dengan kehidupan rumah tangga, seperti keterampilan bekerja, mengurus pembantu, menyenangkan suami, dan menjaga kekayaan. Empat kualitas berikutnya adalah pencapaian spiritual, yaitu keyakinan, moralitas, kedermawanan, dan kebijaksanaan.
Kathañca, bhikkhave, mātugāmo cāgasampanno hoti?
Dan bagaimanakah, para bhikkhu, seorang perempuan memiliki kedermawanan?
And how is a lady accomplished in generosity?
Idha, bhikkhave, mātugāmo vigatamalamaccherena cetasā agāraṁ ajjhāvasati …pe…
Di sini, para bhikkhu, seorang perempuan berdiam di rumah dengan pikiran yang bersih dari kekikiran, dermawan, berhati terbuka, senang memberi, rela berbagi, dan gemar berdana.
It’s when she lives at home with heart rid of the stain of stinginess, freely generous, open-handed, loving to let go, committed to charity, loving to give and to share.
evaṁ kho, bhikkhave, mātugāmo cāgasampanno hoti.
Demikianlah, para bhikkhu, seorang perempuan memiliki kedermawanan.
That’s how a lady is accomplished in generosity.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.