Ye te bhattu garuno honti—
Ia menghormati, menghargai, memuliakan, dan menjunjung tinggi mereka yang dihormati suaminya, seperti
She honors, respects, esteems, and venerates those her husband respects, such as
Khotbah tentang Ibu Nakula
Dalam khotbah ini, Sang Buddha memberikan panduan praktis bagi para perumah tangga perempuan untuk menjalani kehidupan yang harmonis dan bermakna, dengan menekankan keseimbangan antara tanggung jawab domestik dan pengembangan spiritual. Mari kita simak dengan hati terbuka.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha mengajarkan kepada Ibu Nakula, seorang perumah tangga perempuan, tentang delapan kualitas yang membuat seorang perempuan terlahir kembali di alam para deva yang disebut 'Menyenangkan'. Kualitas-kualitas tersebut mencakup sikap berbakti kepada suami, menghormati mereka yang dihormati suami, keterampilan dalam pekerjaan rumah tangga, pengelolaan bawahan dan keuangan, serta praktik spiritual sebagai upāsikā yang berlindung pada Buddha, Dhamma, dan Saṅgha, bermoral, dan dermawan.
Ye te bhattu garuno honti—
Ia menghormati, menghargai, memuliakan, dan menjunjung tinggi mereka yang dihormati suaminya, seperti
She honors, respects, esteems, and venerates those her husband respects, such as
mātāti vā pitāti vā samaṇabrāhmaṇāti vā—
ibu atau ayah, atau para petapa dan brahmana.
mother and father, and ascetics and brahmins.
te sakkaroti garuṁ karoti māneti pūjeti, abbhāgate ca āsanodakena paṭipūjeti.
Dan ketika mereka datang, ia melayani mereka dengan tempat duduk dan air.
And when they arrive she serves them with a seat and water.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.