‹
AN 8.48

Nakulamātāsutta

Khotbah tentang Ibu Nakula

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 8.48

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam khotbah ini, Sang Buddha memberikan panduan praktis bagi para perumah tangga perempuan untuk menjalani kehidupan yang harmonis dan bermakna, dengan menekankan keseimbangan antara tanggung jawab domestik dan pengembangan spiritual. Mari kita simak dengan hati terbuka.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha mengajarkan kepada Ibu Nakula, seorang perumah tangga perempuan, tentang delapan kualitas yang membuat seorang perempuan terlahir kembali di alam para deva yang disebut 'Menyenangkan'. Kualitas-kualitas tersebut mencakup sikap berbakti kepada suami, menghormati mereka yang dihormati suami, keterampilan dalam pekerjaan rumah tangga, pengelolaan bawahan dan keuangan, serta praktik spiritual sebagai upāsikā yang berlindung pada Buddha, Dhamma, dan Saṅgha, bermoral, dan dermawan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an8.48:1.1

Ekaṁ samayaṁ bhagavā bhaggesu viharati susumāragire bhesakaḷāvane migadāye.

Pada suatu ketika Sang Bhagavā menetap di negeri para Bhagga, di Susumāragira, di Hutan Bhesakaḷā, taman rusa.

At one time the Buddha was staying in the land of the Bhaggas at Crocodile’s Bellow, in the deer park at Bhesakaḷā’s Wood.

an8.48:1.2

Atha kho nakulamātā gahapatānī yena bhagavā tenupasaṅkami; upasaṅkamitvā …pe…. Ekamantaṁ nisinnaṁ kho nakulamātaraṁ gahapatāniṁ bhagavā etadavoca:

Kemudian perumah tangga perempuan, Ibu Nakula, mendatangi Sang Bhagavā, memberi hormat, dan duduk di satu sisi. Sang Bhagavā berkata kepadanya:

Then the housewife Nakula’s mother went up to the Buddha, bowed, and sat down to one side. The Buddha said to her:

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.