an8.45:11.1 semuanya itu tidak sebanding dengan seperenam belas bagian
an8.45:11.2 dari pikiran yang dikembangkan dengan cinta kasih,
an8.45:11.3 sebagaimana cahaya bintang tak mampu menyaingi bulan.
Khotbah tentang Bojjhā
Sutta ini adalah wejangan langsung dari Sang Buddha kepada seorang umat awam, sehingga bahasanya hangat dan mudah diikuti. Saat membacanya, perhatikan bagaimana Beliau merinci setiap faktor uposatha dan kemudian menjelaskan manfaatnya yang luar biasa, yang mungkin akan mengejutkan kita dengan perbandingan kosmologisnya.
Sang Buddha mengajarkan kepada umat awam perempuan bernama Bojjhā tentang uposatha berunsur delapan. Beliau menjelaskan bahwa menjalankan uposatha dengan delapan faktor, yang dilakukan dengan meniru para Arahanto, akan membawa buah dan manfaat yang sangat besar, bahkan melampaui kekuasaan seorang raja atas enam belas negara besar. Sutta ini juga menguraikan perbandingan waktu di alam manusia dengan alam dewa, serta diakhiri dengan syair-syair pujian tentang keagungan uposatha.
an8.45:11.1 semuanya itu tidak sebanding dengan seperenam belas bagian
an8.45:11.2 dari pikiran yang dikembangkan dengan cinta kasih,
an8.45:11.3 sebagaimana cahaya bintang tak mampu menyaingi bulan.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.