‹
AN 8.45

Bojjhasutta

Khotbah tentang Bojjhā

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 8.45

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini adalah wejangan langsung dari Sang Buddha kepada seorang umat awam, sehingga bahasanya hangat dan mudah diikuti. Saat membacanya, perhatikan bagaimana Beliau merinci setiap faktor uposatha dan kemudian menjelaskan manfaatnya yang luar biasa, yang mungkin akan mengejutkan kita dengan perbandingan kosmologisnya.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sang Buddha mengajarkan kepada umat awam perempuan bernama Bojjhā tentang uposatha berunsur delapan. Beliau menjelaskan bahwa menjalankan uposatha dengan delapan faktor, yang dilakukan dengan meniru para Arahanto, akan membawa buah dan manfaat yang sangat besar, bahkan melampaui kekuasaan seorang raja atas enam belas negara besar. Sutta ini juga menguraikan perbandingan waktu di alam manusia dengan alam dewa, serta diakhiri dengan syair-syair pujian tentang keagungan uposatha.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an8.45:6.1 A hundred years in the human realm …

an8.45:6.2 Two hundred years in the human realm …

an8.45:6.3 Four hundred years in the human realm …

an8.45:6.4 Eight hundred years in the human realm …

an8.45:6.5 Sixteen hundred years in the human realm is one day and night for the gods who control what is created by others.

an8.45:6.8 The life span of the gods who control what is created by others is sixteen thousand of these heavenly years.

an8.45:6.9 It’s possible that some woman or man who has observed the eight-factored sabbath will—when their body breaks up, after death—be reborn in the company of the gods who control what is created by others.

an8.45:6.10 This is what I was referring to when I said:

an8.45:6.11 ‘Human kingship is a poor thing compared to the happiness of the gods.’

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.