Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 8.44
Kenali dunia dalam sutta ini
Dalam sutta ini, kita akan menyaksikan bagaimana Sang Buddha menegaskan pentingnya uposatha sebagai latihan spiritual yang membawa manfaat besar. Mari kita simak dialog hangat antara Beliau dan umat awam Vāseṭṭha, yang menunjukkan betapa universalnya ajaran ini.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan kepada umat awam Vāseṭṭha tentang manfaat besar menjalankan uposatha dengan delapan faktor. Beliau menegaskan bahwa praktik ini membawa kesejahteraan dan kebahagiaan jangka panjang, tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi seluruh umat manusia dan bahkan seluruh alam semesta, termasuk para dewa dan makhluk lainnya.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an8.44:3.1 “That’s so true, Vāseṭṭha! That’s so true, Vāseṭṭha!
an8.44:3.2 If all the aristocrats, brahmins, peasants, and menials were to observe this sabbath with its eight factors, it would be for their lasting welfare and happiness.
an8.44:3.3 If the whole world—with its gods, Māras, and divinities, this population with its ascetics and brahmins, gods and humans—were to observe this sabbath with its eight factors, it would be for their lasting welfare and happiness.
an8.44:3.4 If these great sal trees were to observe this sabbath with its eight factors, it would be for their lasting welfare and happiness—if they were sentient.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 8.44 · Khotbah tentang Vāseṭṭha mengenai Hari Uposatha | Tiga Keranjang