Tassuddānaṁ
Ringkasannya:
Sutta Akibat Perbuatan Buruk
Sutta ini mengajak kita merenungkan hukum sebab-akibat dari perbuatan sehari-hari. Mari kita simak dengan tenang bagaimana Sang Buddha memaparkan delapan jalur perbuatan buruk dan buahnya, baik di alam rendah maupun dalam kehidupan manusia.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan kepada para bhikkhu tentang akibat dari delapan perbuatan buruk—membunuh, mencuri, berbuat salah dalam hal nafsu, berbohong, memecah belah, berkata kasar, berbicara tidak berguna, dan meminum minuman keras. Setiap perbuatan, jika dilakukan berulang-ulang, akan mengarah ke alam rendah (neraka, alam binatang, atau alam setan), dan bahkan akibat paling ringan bagi manusia pun tetap menyakitkan, seperti umur pendek, kehilangan kekayaan, atau kegilaan.
Tassuddānaṁ
Ringkasannya:
Dve dānāni vatthuñca,
Dua tentang pemberian dan tempat tinggal,
khettaṁ dānūpapattiyo;
ladang, dan kelahiran kembali karena pemberian;
Kiriyaṁ dve sappurisā,
Dua tentang perbuatan dan orang baik,
abhisando vipāko cāti.
berkah dan buahnya.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.