Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 8.39
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana praktik moralitas sehari-hari bukan sekadar aturan, melainkan bentuk pemberian yang luhur. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha merangkai lima sila sebagai 'pemberian besar' yang membawa kebahagiaan bagi diri sendiri dan semua makhluk.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan kepada para bhikkhu tentang delapan jenis 'arus jasa' (puññābhisanda) yang membawa kebahagiaan dan menuntun menuju alam surga. Tiga arus jasa pertama berasal dari berlindung kepada Buddha, Dhamma, dan Saṅgha. Lima arus jasa berikutnya dijelaskan sebagai 'pemberian besar' (mahādāna), yaitu menghindari pembunuhan, pencurian, perbuatan salah dalam hal nafsu indra, ucapan dusta, dan minuman keras yang menyebabkan kelengahan. Setiap pantangan ini dipandang sebagai pemberian keamanan dan kebebasan dari permusuhan kepada makhluk yang tak terhitung banyaknya, yang pada gilirannya memberikan kebebasan yang sama kepada pelakunya.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an8.39:7.1 Furthermore, a noble disciple gives up intoxicants of beer, wine, and liquor.
an8.39:7.2 By so doing they give to countless sentient beings the gift of freedom from fear, enmity, and ill will.
an8.39:7.3 And they themselves also enjoy unlimited freedom from fear, enmity, and ill will.
an8.39:7.4 This is the fifth gift that is a great offering, primordial, long-standing, customary, and traditional. It is uncorrupted, as it has been since the beginning. It’s not being corrupted now nor will it be. Sensible ascetics and brahmins don’t look down on it.
an8.39:7.5 This is the eighth kind of overflowing merit …
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 8.39 · Khotbah tentang Arus Jasa yang Melimpah | Tiga Keranjang