‹
AN 8.38

Sappurisasutta

Sappurisasutta — Orang yang Baik

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 8.38

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kehadiran seseorang yang baik dapat membawa dampak positif yang luas, tidak hanya bagi keluarga dekat tetapi juga bagi masyarakat dan alam yang lebih luas. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha menggambarkan peran seorang yang baik dalam kehidupan bersama.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan bahwa kelahiran seorang yang baik (sappurisa) dalam sebuah keluarga membawa manfaat, kesejahteraan, dan kebahagiaan bagi banyak pihak: orang tua, anak dan pasangan, para pekerja, sahabat, leluhur, raja, dewata, serta para petapa dan brahmana. Ia menggunakan perumpamaan awan besar yang menumbuhkan semua tanaman untuk menggambarkan dampak positif tersebut. Di akhir khotbah, Sang Buddha menekankan pentingnya menghormati orang tua dan mereka yang telah meninggalkan keduniawian, serta menjalani kehidupan yang kokoh dalam ajaran sejati, bebas dari kekikiran.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an8.38:1.1

“Sappuriso, bhikkhave, kule jāyamāno bahuno janassa atthāya hitāya sukhāya hoti—

“Para bhikkhu, ketika seorang yang baik dilahirkan dalam sebuah keluarga, ia dilahirkan demi manfaat, kesejahteraan, dan kebahagiaan banyak orang.

“Mendicants, a true person is born in a family for the benefit, welfare, and happiness of the people.

an8.38:1.2

mātāpitūnaṁ atthāya hitāya sukhāya hoti, puttadārassa atthāya hitāya sukhāya hoti, dāsakammakaraporisassa atthāya hitāya sukhāya hoti, mittāmaccānaṁ atthāya hitāya sukhāya hoti, pubbapetānaṁ atthāya hitāya sukhāya hoti, rañño atthāya hitāya sukhāya hoti, devatānaṁ atthāya hitāya sukhāya hoti, samaṇabrāhmaṇānaṁ atthāya hitāya sukhāya hoti.

Ia demi manfaat, kesejahteraan, dan kebahagiaan ayah dan ibunya; demi manfaat, kesejahteraan, dan kebahagiaan anak-anak dan istri; demi manfaat, kesejahteraan, dan kebahagiaan para budak, pekerja, dan pelayan; demi manfaat, kesejahteraan, dan kebahagiaan para sahabat dan rekan; demi manfaat, kesejahteraan, dan kebahagiaan para leluhur yang telah meninggal; demi manfaat, kesejahteraan, dan kebahagiaan raja; demi manfaat, kesejahteraan, dan kebahagiaan para dewata; dan demi manfaat, kesejahteraan, dan kebahagiaan para petapa dan brahmana.

For the benefit, welfare, and happiness of mother and father; children and partners; bondservants, workers, and staff; friends and colleagues; departed ancestors; the king; the deities; and ascetics and brahmins.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.