‹
AN 8.36

Puññakiriyavatthusutta

Sutta Landasan untuk Membuat Jasa

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 8.36

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana perbuatan baik—memberi dan menjaga moralitas—membentuk arah kehidupan setelah kematian. Mari kita simak bagaimana Buddha merinci tingkatan-tingkatan kelahiran berdasarkan kualitas perbuatan tersebut.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Buddha menjelaskan tiga landasan untuk membuat jasa: memberi, moralitas, dan meditasi. Sutta ini menguraikan bagaimana seseorang yang mempraktikkan memberi dan moralitas—tetapi belum mencapai meditasi—akan terlahir di alam yang berbeda-beda, mulai dari manusia yang kurang beruntung hingga alam para dewa, tergantung pada tingkat pemberian dan moralitasnya. Di setiap alam dewa, pemimpinnya digambarkan melampaui dewa-dewa lain dalam sepuluh hal karena praktik memberi dan moralitasnya yang lebih unggul.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an8.36:3.1

Idha pana, bhikkhave, ekaccassa dānamayaṁ puññakiriyavatthu mattaso kataṁ hoti, sīlamayaṁ puññakiriyavatthu mattaso kataṁ hoti, bhāvanāmayaṁ puññakiriyavatthuṁ nābhisambhoti.

Kemudian, para bhikkhu, seseorang telah mempraktikkan memberi sebagai landasan untuk membuat jasa secara sedang, moralitas sebagai landasan untuk membuat jasa secara sedang, tetapi ia belum mencapai meditasi sebagai landasan untuk membuat jasa.

Next, someone has practiced a moderate amount of giving and ethical conduct as grounds for making merit, but they haven’t got as far as meditation as a ground for making merit.

an8.36:3.2

So kāyassa bhedā paraṁ maraṇā manussasobhagyaṁ upapajjati.

Setelah hancurnya tubuh, setelah kematian, ia terlahir kembali di antara manusia yang berkecukupan.

When their body breaks up, after death, they’re reborn among well-off humans.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.