an8.35:1.1 “Para bhikkhu, ada delapan kelahiran kembali karena memberi.
an8.35:1.2 Apakah delapan itu?
an8.35:1.3 Di sini, para bhikkhu, seseorang memberi kepada petapa atau brahmana berupa makanan, minuman, pakaian, kendaraan; bunga, wewangian, dan salep; serta tempat tidur, tempat tinggal, dan pelita.
an8.35:1.4 Apa yang ia berikan, itu ia harapkan kembali.
an8.35:1.5 Ia melihat seorang bangsawan kaya raya, brahmana kaya raya, atau perumah tangga kaya raya yang sedang bersenang-senang, dilengkapi dan dipenuhi dengan lima jenis kenikmatan indria.
an8.35:1.6 Ia berpikir:
an8.35:1.7 ‘Oh, sekiranya setelah kematian, ketika tubuh hancur, aku terlahir kembali di tengah-tengah bangsawan kaya raya, brahmana kaya raya, atau perumah tangga kaya raya!’
an8.35:1.8 Ia menetapkan pikiran itu, memantapkannya, dan mengembangkannya.
an8.35:1.9 Karena pikirannya terarah pada yang rendah dan tidak dikembangkan lebih jauh, pikiran itu mengarah pada kelahiran kembali di sana.
an8.35:1.10 Setelah kematian, ketika tubuh hancur, ia terlahir kembali di tengah-tengah bangsawan kaya raya, brahmana kaya raya, atau perumah tangga kaya raya.
an8.35:1.11 Tetapi Aku katakan bahwa hal ini hanya bagi yang bermoral, bukan bagi yang tidak bermoral.
an8.35:1.12 Para bhikkhu, keinginan batin seorang yang bermoral berhasil karena kemurniannya.
