Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 8.30
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan kualitas batin apa yang sebenarnya menopang jalan spiritual. Mari kita simak bagaimana Buddha membimbing Anuruddha, dan bagaimana delapan pemikiran ini dijelaskan satu per satu.
Saat Anuruddha merenung dalam kesendirian tentang kualitas-kualitas Dhamma, Buddha menampakkan diri dan menegaskan tujuh pemikiran yang telah direnungkan Anuruddha, lalu menambahkan pemikiran kedelapan tentang ketidak-senangan pada proliferasi (papañca). Buddha kemudian menguraikan delapan pemikiran manusia agung ini secara terperinci di hadapan para bhikkhu, menjelaskan makna dan alasan di balik setiap pernyataan. Setelah menerima nasihat ini, Anuruddha berdiam di tempat yang sama dan mencapai Kearahattaan, mengungkapkan syair pujian atas bimbingan gurunya.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Kemudian Yang Mulia Anuruddha, hidup sendirian, terasing, tekun, bersemangat, dan bertekad, tidak lama kemudian mencapai tujuan tertinggi dari kehidupan suci—tujuan yang karenanya para putra keluarga dengan benar meninggalkan kehidupan rumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah—dan dengan kebijaksanaan langsungnya sendiri, ia merealisasikannya dan berdiam di dalamnya.
And Anuruddha, living alone, withdrawn, diligent, keen, and resolute, soon realized the supreme culmination of the spiritual path in this very life. He lived having achieved with his own insight the goal for which gentlemen rightly go forth from the lay life to homelessness.
Ia memahami: “Kelahiran telah berakhir; kehidupan suci telah dijalani; apa yang harus dilakukan telah dilakukan; tidak ada lagi yang tersisa untuk kehidupan ini.”
He understood: “Rebirth is ended; the spiritual journey has been completed; what had to be done has been done; there is nothing further for this place.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 8.30 · Anuruddha dan Pikiran-Pikiran Agung | Tiga Keranjang