an8.30:13.1 Kemudian Sang Bhagavā, setelah menasihati Yang Mulia Anuruddha dengan nasihat ini—bagaikan seorang kuat yang merentangkan lengannya yang tertekuk atau menekuk lengannya yang terentang—demikian pula, Beliau lenyap dari Taman Aula Berkasau Timur di tanah para Cetī dan muncul di taman rusa di Hutan Bhesakaḷā, di tanah para Bhagga, di Gumung Buaya.
an8.30:13.2 Sang Bhagavā duduk di tempat yang telah disiapkan.
an8.30:13.3 Setelah duduk, Sang Bhagavā berkata kepada para bhikkhu:
an8.30:13.4 “Para bhikkhu, Aku akan mengajarkan delapan pemikiran manusia agung. Dengarkanlah …
an8.30:13.5 Dan apakah, para bhikkhu, delapan pemikiran manusia agung itu?
an8.30:13.6 Dhamma ini, para bhikkhu, adalah bagi mereka yang sedikit keinginannya, bukan bagi mereka yang banyak keinginannya;
an8.30:13.7 Dhamma ini, para bhikkhu, adalah bagi mereka yang merasa cukup, bukan bagi mereka yang tidak merasa cukup;
an8.30:13.8 Dhamma ini, para bhikkhu, adalah bagi mereka yang menyukai keterasingan, bukan bagi mereka yang menyukai keramaian;
an8.30:13.9 Dhamma ini, para bhikkhu, adalah bagi mereka yang bersemangat, bukan bagi mereka yang malas;
an8.30:13.10 Dhamma ini, para bhikkhu, adalah bagi mereka yang memiliki perhatian tegak, bukan bagi mereka yang lalai;
an8.30:13.11 Dhamma ini, para bhikkhu, adalah bagi mereka yang terkonsentrasi, bukan bagi mereka yang tidak terkonsentrasi;
an8.30:13.12 Dhamma ini, para bhikkhu, adalah bagi mereka yang bijaksana, bukan bagi mereka yang tidak bijaksana;
an8.30:13.13 Dhamma ini, para bhikkhu, adalah bagi mereka yang tidak bersenang dalam proliferasi dan tidak bergembira dalam proliferasi, bukan bagi mereka yang bersenang dalam proliferasi dan bergembira dalam proliferasi.

