an8.2:7.1 Saṅghagato kho pana anānākathiko hoti atiracchānakathiko.
Sutta tentang Kebijaksanaan
Sutta ini menyajikan daftar delapan faktor yang tampak sederhana namun saling terkait. Saat membacanya, perhatikan bagaimana setiap faktor membangun fondasi bagi faktor berikutnya, dan bagaimana keseluruhan faktor tersebut mengarah pada kebijaksanaan yang mendalam serta kehidupan komunitas yang harmonis.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan kepada para bhikkhu tentang delapan sebab dan kondisi yang mendukung perolehan serta perkembangan kebijaksanaan yang menjadi fondasi kehidupan spiritual. Delapan faktor tersebut mencakup bersandar pada guru, bertanya tentang ajaran, mengasingkan diri, bermoral, terpelajar, bersemangat, menghindari pembicaraan rendah, dan merenungkan muncul-lenyapnya lima kelompok unsur kehidupan. Sutta juga menunjukkan bagaimana kualitas-kualitas ini membuat seorang bhikkhu dihargai oleh rekan-rekan seperjalanannya dan membawa keharmonisan dalam komunitas.
an8.2:7.1 Saṅghagato kho pana anānākathiko hoti atiracchānakathiko.
an8.2:7.2 Sāmaṁ vā dhammaṁ bhāsati paraṁ vā ajjhesati ariyaṁ vā tuṇhībhāvaṁ nātimaññati.
an8.2:7.3 Ayaṁ, bhikkhave, sattamo hetu sattamo paccayo ādibrahmacariyikāya paññāya appaṭiladdhāya paṭilābhāya, paṭiladdhāya bhiyyobhāvāya vepullāya bhāvanāya pāripūriyā saṁvattati.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.