an8.25:4.1 "Tetapi, Bhante, bagaimanakah seorang umat awam dikatakan berlatih demi kebaikan dirinya sendiri dan juga demi kebaikan orang lain?"
an8.25:4.2 "Ketika, Mahānāma, seorang umat awam sendiri sempurna dalam keyakinan, dan mendorong orang lain untuk mencapai kesempurnaan dalam keyakinan;
an8.25:4.3 ia sendiri sempurna dalam moralitas, dan mendorong orang lain untuk mencapai kesempurnaan dalam moralitas;
an8.25:4.4 ia sendiri sempurna dalam kedermawanan, dan mendorong orang lain untuk mencapai kesempurnaan dalam kedermawanan;
an8.25:4.5 ia sendiri senang mengunjungi para bhikkhu, dan mendorong orang lain untuk mengunjungi para bhikkhu.
an8.25:4.6 Ia sendiri ingin mendengar Dhamma sejati, dan mendorong orang lain untuk mendengarkan Dhamma sejati.
an8.25:4.7 Ia sendiri memiliki kebiasaan mengingat ajaran-ajaran yang telah didengarnya, dan mendorong orang lain untuk mengingat ajaran.
an8.25:4.8 Ia sendiri menyelidiki makna ajaran-ajaran yang telah didengarnya, dan mendorong orang lain untuk menyelidiki makna ajaran.
an8.25:4.9 Ia sendiri, setelah memahami makna dan memahami Dhamma, berlatih sesuai dengan Dhamma, dan mendorong orang lain untuk berlatih sesuai dengan Dhamma.
an8.25:4.10 Dengan cara inilah, Mahānāma, seorang umat awam berlatih untuk kebaikan dirinya sendiri dan juga untuk kebaikan orang lain.”
an8.25:4.11 Kelima.
