‹
AN 8.25

Mahānāmasutta

Khotbah dengan Mahānāma

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 8.25

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam khotbah ini, kita akan melihat bagaimana Buddha merinci secara bertahap apa artinya menjadi seorang umat awam yang sungguh-sungguh berlatih, dari dasar hingga tingkat yang lebih tinggi, dengan penekanan pada keseimbangan antara pengembangan diri dan kepedulian terhadap orang lain.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Buddha menjelaskan kepada Mahānāma orang Sakya tentang definisi umat awam (upāsaka), umat awam yang bermoral, umat awam yang berlatih untuk kebaikan dirinya sendiri, dan umat awam yang berlatih untuk kebaikan dirinya sendiri maupun orang lain. Buddha menguraikan delapan kualitas yang membedakan tingkat pencapaian seorang umat awam, dari sekadar berlindung hingga sempurna dalam keyakinan, moralitas, kedermawanan, dan praktik Dhamma sambil mendorong orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an8.25:1.1 Pada suatu ketika Sang Bhagavā menetap di negeri para Sakya, di Kapilavatthu, di Hutan Pohon Beringin.

an8.25:1.2 Kemudian Mahānāma orang Sakya mendatangi Sang Bhagavā, memberi hormat kepada Beliau, duduk di satu sisi. Sambil duduk di satu sisi, Mahānāma orang Sakya berkata kepada Sang Bhagavā:

an8.25:1.3 "Yang Mulia, bagaimanakah seseorang disebut sebagai umat awam?"

an8.25:1.4 "Ketika, Mahānāma, seseorang telah berlindung pada Buddha, telah berlindung pada Dhamma, telah berlindung pada Saṅgha,

an8.25:1.5 maka, Mahānāma, ia disebut sebagai umat awam."

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.