Ye sattasaṇḍaṁ pathaviṁ vijetvā,
Para raja yang menaklukkan bumi ini,
The royal potentates conquered this land
Sutta tentang Manfaat Cinta Kasih
Sutta ini adalah salah satu ajaran dasar tentang cinta kasih dalam Kanon Pāli. Mari kita simak dengan tenang bagaimana Sang Buddha merinci manfaat-manfaat yang bisa kita harapkan dari praktik mettā, serta syair penutup yang indah tentang keagungan cinta kasih.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan delapan manfaat yang dapat diharapkan ketika pembebasan pikiran melalui cinta kasih (mettā) dikembangkan secara sungguh-sungguh. Manfaat-manfaat tersebut mencakup kesejahteraan pribadi, hubungan harmonis dengan makhluk lain, perlindungan dari bahaya, dan kelahiran kembali di alam brahmā. Sutta ditutup dengan syair yang menegaskan keunggulan cinta kasih dibandingkan pengorbanan ritual dan pentingnya tidak membunuh.
Ye sattasaṇḍaṁ pathaviṁ vijetvā,
Para raja yang menaklukkan bumi ini,
The royal potentates conquered this land
Rājisayo yajamānā anupariyagā;
para resi kerajaan yang berkeliling memimpin pengorbanan—
and traveled around sponsoring sacrifices—
Assamedhaṁ purisamedhaṁ,
pengorbanan kuda, pengorbanan manusia,
horse sacrifice, human sacrifice,
Sammāpāsaṁ vājapeyyaṁ niraggaḷaṁ.
pengorbanan 'pelemparan pasak kuk', <j>'peminuman soma kerajaan', dan 'yang tanpa halangan'.
the sacrifices of the ‘casting of the yoke-pin’, <j>the ‘royal soma drinking’, and the ‘unimpeded’.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.