‹
AN 8.15

Malasutta

Noda

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 8.15

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan berbagai bentuk 'noda' dalam kehidupan sehari-hari, dan bagaimana ketidaktahuan menjadi akar dari segala kekotoran. Mari kita simak dengan tenang.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha membabarkan delapan jenis noda atau kekotoran yang melekat pada berbagai aspek kehidupan, mulai dari mantra, rumah, kecantikan, penjaga, wanita, pemberi, hingga kualitas buruk di dunia ini dan dunia berikutnya. Puncaknya, Beliau menegaskan bahwa ketidaktahuan (avijjā) adalah noda yang paling buruk di antara semuanya.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an8.15:1.3 Para bhikkhu, tidak diulangi adalah noda bagi mantra;

an8.15:1.4 para bhikkhu, tidak dirawat adalah noda bagi rumah;

an8.15:1.5 para bhikkhu, kemalasan adalah noda bagi kecantikan;

an8.15:1.6 para bhikkhu, kelengahan adalah noda bagi seorang penjaga;

an8.15:1.7 para bhikkhu, perbuatan buruk adalah noda bagi seorang wanita;

an8.15:1.8 para bhikkhu, kekikiran adalah noda bagi seorang pemberi;

an8.15:1.9 para bhikkhu, kualitas-kualitas buruk dan tidak terampil adalah noda di dunia ini dan dunia berikutnya;

an8.15:1.10 para bhikkhu, lebih buruk dari noda-noda itu, ketidaktahuan adalah noda tertinggi.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.