“Rāgassa, bhikkhave, pariññāya …pe…
“Para bhikkhu, demi memahami sepenuhnya keserakahan …
“For the complete understanding of greed …
Khotbah Tanpa Judul tentang Keserakahan
Sutta ini adalah salah satu dari rangkaian khotbah singkat yang mengulang pola yang sama. Saat membacanya, perhatikan bahwa 'delapan hal' yang dimaksud tidak dijelaskan di sini, tetapi merujuk pada ajaran lain dalam Aṅguttara Nikāya. Ini mengajak kita untuk merenungkan praktik apa saja yang diperlukan untuk mengatasi keserakahan dalam kehidupan sehari-hari.
Sutta ini merupakan bagian dari Rāgapeyyāla, serangkaian khotbah singkat yang membahas cara mengatasi keserakahan (rāga) dan berbagai kondisi batin lainnya. Buddha menyampaikan bahwa untuk memahami sepenuhnya, menghabiskan, melepaskan, mengakhiri, melenyapkan, meluruhkan, menghentikan, melepaskan, dan meninggalkan keserakahan, delapan hal harus dikembangkan. Delapan hal tersebut tidak dirinci secara eksplisit dalam teks ini, tetapi merujuk pada ajaran umum dalam Aṅguttara Nikāya.
“Rāgassa, bhikkhave, pariññāya …pe…
“Para bhikkhu, demi memahami sepenuhnya keserakahan …
“For the complete understanding of greed …
parikkhayāya …
demi menghabiskan sepenuhnya …
complete ending …
pahānāya …
demi melepaskan …
giving up …
khayāya …
demi mengakhiri …
ending …
vayāya …
demi melenyapkan …
vanishing …
virāgāya …
demi meluruhkan …
fading away …
nirodhāya …
demi menghentikan …
cessation …
cāgāya …
demi melepaskan …
giving away …
paṭinissaggāya …pe…
demi meninggalkan …
letting go …
ime aṭṭha dhammā bhāvetabbā”.
delapan hal ini harus dikembangkan.”
these eight things should be developed.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.