Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 7.79
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan makna menjadi seorang ahli dalam bidang apa pun—bukan sekadar pengetahuan teoritis, tetapi juga integritas dan pencapaian batin yang mendalam.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan tujuh kualitas yang membuat seorang bhikkhu bersinar sebagai ahli dalam hukum monastik (Vinaya). Kualitas-kualitas tersebut mencakup pengetahuan mendalam tentang pelanggaran dan tingkatannya, moralitas yang kokoh, penguasaan jhāna, serta pencapaian kebebasan batin melalui penghancuran noda-noda.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Ia bermoral, terkendali dalam kode monastik, berperilaku baik dan mencari dana makanan di tempat yang layak; melihat bahaya dalam kesalahan sekecil apa pun, ia menjalankan aturan yang telah ia terima.
They’re ethical, restrained in the monastic code, conducting themselves well and resorting for alms in suitable places; seeing danger in the slightest fault, they keep the rules they’ve undertaken.
Ia mencapai empat jhāna—meditasi yang membahagiakan dalam kehidupan ini yang termasuk dalam pikiran yang lebih tinggi—sesuai keinginannya, tanpa kesulitan atau hambatan.
They get the four absorptions—blissful meditations in the present life that belong to the higher mind—when they want, without trouble or difficulty.
Ia merealisasikan kebebasan pikiran yang tanpa noda dan kebebasan melalui kebijaksanaan, dan hidup setelah merealisasikannya dengan pengertiannya sendiri dalam kehidupan ini juga karena hancurnya noda-noda.
They realize the undefiled freedom of heart and freedom by wisdom, and live having realized it with their own insight in this very life due to the ending of defilements.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 7.79 · Paṭhamavinayadharasobhanasutta | Tiga Keranjang