Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 7.72
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini menggunakan perumpamaan yang sangat gamblang dan mengerikan untuk menekankan satu poin penting tentang kemurnian moral dalam kehidupan pertapaan. Saat membacanya, perhatikan bagaimana Sang Buddha membalikkan intuisi kita tentang apa yang lebih baik, dan renungkan mengapa ia menggunakan gambaran yang begitu ekstrem untuk menyampaikan ajarannya.
Sang Buddha sedang berkelana di negeri Kosala bersama para bhikkhu ketika Beliau melihat tumpukan api besar yang menyala. Beliau mengajukan serangkaian pertanyaan retoris yang membandingkan penderitaan fisik yang mengerikan dengan kenikmatan duniawi dan penerimaan penghormatan serta dukungan materi. Jawabannya mengejutkan: bagi seorang bhikkhu yang tidak bermoral, justru lebih baik mengalami siksaan fisik yang paling mengerikan sekalipun daripada menikmati kehormatan dan kebutuhan hidup dari umat, karena siksaan fisik hanya berakhir pada kematian, sedangkan penyalahgunaan dukungan umat berakibat kelahiran kembali di alam sengsara. Sutta ditutup dengan ajakan untuk berlatih dengan tekun demi kebaikan diri sendiri, orang lain, dan kedua belah pihak, serta dampak kuat yang ditimbulkannya pada para bhikkhu yang mendengarnya.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an7.72:16.1 “I declare this to you, mendicants, I announce this to you! It would be better for that unethical man to have a strong man grab him, turn him upside down, and shove him in a red-hot copper pot, burning, blazing, and glowing, where he’s seared in boiling scum, and swept up and down and round and round.
an7.72:16.3 Because that might result in death or deadly pain. But when his body breaks up, after death, it would not cause him to be reborn in a place of loss, a bad place, the underworld, hell.
an7.72:16.4 But when such an unethical man enjoys the use of dwellings given in faith by well-to-do aristocrats or brahmins or householders, that brings him lasting harm and suffering. When his body breaks up, after death, he’s reborn in a place of loss, a bad place, the underworld, hell.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 7.72 · Sutta Perumpamaan Api Besar | Tiga Keranjang