Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 7.67
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini menggunakan perumpamaan yang kaya dan terstruktur untuk menggambarkan kekuatan spiritual. Perhatikan bagaimana setiap elemen kota benteng dipetakan secara cermat ke dalam kualitas batin, dan renungkan bagaimana gambaran ini berbicara tentang ketahanan dan perlindungan dalam praktik spiritual.
Sang Buddha mengajarkan perumpamaan tentang kota perbatasan raja yang diperlengkapi dengan baik untuk menggambarkan seorang siswa mulia yang tidak dapat dikalahkan oleh Māra. Tujuh perlengkapan kota (tiang, parit, jalan patroli, senjata, pasukan, penjaga gerbang, tembok) dan empat jenis perbekalan (rumput-kayu-air, padi-jelai, kacang-kacangan, obat-obatan) dipetakan satu per satu ke dalam tujuh kualitas baik dan empat jhāna yang dimiliki siswa mulia.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an7.67:24.1 Just as a king’s frontier citadel has much medicine—
an7.67:24.2 ghee, butter, oil, honey, molasses, and salt—stored up for the enjoyment, relief, and comfort of those within and to repel those outside,
an7.67:24.3 in the same way, with the giving up of pleasure and pain and the disappearance of former happiness and sadness, a noble disciple enters and remains in the fourth absorption, without pleasure or pain, with pure equanimity and mindfulness.
an7.67:24.4 This is for their own enjoyment, relief, and comfort, and for alighting upon extinguishment.
an7.67:24.5 These are the four absorptions—blissful meditations in this life that belong to the higher mind—which they get when they want, without trouble or difficulty.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 7.67 · Khotbah tentang Perumpamaan Benteng | Tiga Keranjang