an7.65:2.1 Para bhikkhu, ketika ada rasa malu dan kehati-hatian, bagi seseorang yang memiliki rasa malu dan kehati-hatian, pengendalian indria memiliki landasan pendukung yang lengkap;
an7.65:2.2 ketika ada pengendalian indria, bagi seseorang yang memiliki pengendalian indria, moralitas memiliki landasan pendukung yang lengkap;
an7.65:2.3 ketika ada moralitas, bagi seseorang yang memiliki moralitas, konsentrasi benar memiliki landasan pendukung yang lengkap.
an7.65:2.4 Ketika terdapat konsentrasi benar, seseorang yang telah memenuhi konsentrasi benar telah memenuhi kondisi penting bagi pengetahuan dan penglihatan sesuai kenyataan.
an7.65:2.5 Ketika terdapat pengetahuan dan penglihatan sesuai kenyataan, seseorang yang telah memenuhi pengetahuan dan penglihatan sesuai kenyataan telah memenuhi kondisi penting bagi kejijikan dan kebosanan.
an7.65:2.6 Ketika terdapat kejijikan dan kebosanan, seseorang yang telah memenuhi kejijikan dan kebosanan telah memenuhi kondisi penting bagi pengetahuan dan penglihatan kebebasan.
an7.65:2.7 Misalkan, para bhikkhu, ada sebatang pohon yang lengkap dengan cabang dan dedaunan. Kulit tunasnya, kulit kayunya, kayu lunaknya, dan kayu terasnya semuanya tumbuh hingga sempurna.
an7.65:2.8 Demikian pula, para bhikkhu, ketika terdapat rasa malu dan takut akan akibat perbuatan salah, seseorang yang telah memenuhi rasa malu dan takut akan akibat perbuatan salah telah memenuhi kondisi penting bagi pengendalian indria …
an7.65:2.9 Seseorang yang telah memenuhi kejijikan dan kebosanan telah memenuhi kondisi penting bagi pengetahuan dan penglihatan kebebasan.”
an7.65:2.10 Pertama.
