Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 7.61
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini menawarkan panduan praktis yang sangat konkret untuk salah satu tantangan paling umum dalam meditasi: kantuk. Perhatikan bagaimana Buddha memberikan solusi bertahap, dari yang paling halus hingga yang paling fisik, sebelum beralih ke nasihat yang lebih luas tentang kehidupan seorang bhikkhu.
Sang Buddha melihat Yang Mulia Mahāmoggallāna mengantuk saat bermeditasi, lalu muncul di hadapannya dan memberikan tujuh cara bertahap untuk mengatasi kantuk—mulai dari mengalihkan perhatian, merenungkan Dhamma, hingga akhirnya tidur dengan postur singa. Setelah itu, Buddha memberikan nasihat tambahan tentang sikap yang benar saat mendatangi keluarga dan menghindari perdebatan, sebelum menjelaskan secara ringkas tentang bhikkhu yang terbebas melalui padamnya nafsu keinginan.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
No ce te evaṁ viharato taṁ middhaṁ pahīyetha, tato tvaṁ, moggallāna, ālokasaññaṁ manasi kareyyāsi, divāsaññaṁ adhiṭṭhaheyyāsi—
Tetapi jika dengan berdiam seperti itu kantukmu tidak lenyap, maka engkau, Moggallāna, arahkan pikiranmu pada persepsi cahaya, teguhkanlah persepsi siang hari—
But what if that doesn’t work? Then apply your mind to the perception of light, focusing on the perception of day:
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.