an7.61:5.1 Tetapi jika dengan berdiam demikian kantuk itu tidak lenyap, maka, Moggallāna, engkau harus menarik kedua telingamu dan menggosok anggota badanmu dengan tanganmu.
an7.61:5.2 Mungkin saja dengan berdiam seperti itu, kantukmu akan lenyap.
Pacalāyamānasutta
Sutta ini menawarkan panduan praktis yang sangat konkret untuk salah satu tantangan paling umum dalam meditasi: kantuk. Perhatikan bagaimana Buddha memberikan solusi bertahap, dari yang paling halus hingga yang paling fisik, sebelum beralih ke nasihat yang lebih luas tentang kehidupan seorang bhikkhu.
Sang Buddha melihat Yang Mulia Mahāmoggallāna mengantuk saat bermeditasi, lalu muncul di hadapannya dan memberikan tujuh cara bertahap untuk mengatasi kantuk—mulai dari mengalihkan perhatian, merenungkan Dhamma, hingga akhirnya tidur dengan postur singa. Setelah itu, Buddha memberikan nasihat tambahan tentang sikap yang benar saat mendatangi keluarga dan menghindari perdebatan, sebelum menjelaskan secara ringkas tentang bhikkhu yang terbebas melalui padamnya nafsu keinginan.
an7.61:5.1 Tetapi jika dengan berdiam demikian kantuk itu tidak lenyap, maka, Moggallāna, engkau harus menarik kedua telingamu dan menggosok anggota badanmu dengan tanganmu.
an7.61:5.2 Mungkin saja dengan berdiam seperti itu, kantukmu akan lenyap.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.