‹
AN 7.61

Pacalāyamānasutta

Pacalāyamānasutta

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 7.61

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menawarkan panduan praktis yang sangat konkret untuk salah satu tantangan paling umum dalam meditasi: kantuk. Perhatikan bagaimana Buddha memberikan solusi bertahap, dari yang paling halus hingga yang paling fisik, sebelum beralih ke nasihat yang lebih luas tentang kehidupan seorang bhikkhu.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sang Buddha melihat Yang Mulia Mahāmoggallāna mengantuk saat bermeditasi, lalu muncul di hadapannya dan memberikan tujuh cara bertahap untuk mengatasi kantuk—mulai dari mengalihkan perhatian, merenungkan Dhamma, hingga akhirnya tidur dengan postur singa. Setelah itu, Buddha memberikan nasihat tambahan tentang sikap yang benar saat mendatangi keluarga dan menghindari perdebatan, sebelum menjelaskan secara ringkas tentang bhikkhu yang terbebas melalui padamnya nafsu keinginan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an7.61:10.2 ‘I will not approach families with my head swollen with vanity.’

an7.61:10.4 What happens if a mendicant approaches families with a head swollen with vanity? Well, families have business to attend to,

an7.61:10.5 so people might not notice when a mendicant arrives. In that case the mendicant thinks:

an7.61:10.6 ‘Who on earth has turned this family against me? It seems they don’t like me any more.’

an7.61:10.7 And so, because they don’t get anything they feel dismayed. Being dismayed, they become restless. Being restless, they lose restraint. And without restraint the mind is far from immersion.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.