Yassa ete dhanā atthi,
Bagi siapa yang memiliki kekayaan ini,
When a woman or man
Kekayaan Secara Ringkas
Sutta ini mengajak kita merenungkan kembali makna kekayaan. Bacalah dengan pelan dan renungkan bagaimana ketujuh kualitas ini dapat menjadi pegangan hidup yang melampaui kekayaan materi.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menyampaikan kepada para bhikkhu tentang tujuh jenis kekayaan sejati yang berbeda dari kekayaan materi. Ketujuh kekayaan tersebut adalah keyakinan, moralitas, rasa malu, rasa takut akan akibat buruk, pembelajaran, kedermawanan, dan kebijaksanaan. Sutta ini menegaskan bahwa siapa pun yang memiliki kekayaan-kekayaan ini disebut tidak miskin dan kehidupannya tidak sia-sia.
Yassa ete dhanā atthi,
Bagi siapa yang memiliki kekayaan ini,
When a woman or man
itthiyā purisassa vā;
baik perempuan maupun laki-laki;
has these kinds of wealth,
Adaliddoti taṁ āhu,
mereka disebut tidak miskin,
they’re said to be prosperous,
amoghaṁ tassa jīvitaṁ.
kehidupan mereka tidak sia-sia.
their life is not in vain.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.