‹
AN 7.54

Abyākatasutta

Sutta tentang Hal-Hal yang Tidak Dinyatakan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 7.54

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana pikiran kita terikat pada pertanyaan-pertanyaan metafisik yang tidak dapat dijawab, dan bagaimana kebebasan sejati justru muncul dari memahami proses munculnya pandangan dan kemelekatan, bukan dari memilih salah satu jawaban.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Seorang bhikkhu bertanya kepada Buddha tentang sebab seorang siswa mulia yang terpelajar tidak ragu terhadap hal-hal yang tidak dinyatakan, seperti apakah Tathāgata ada setelah kematian. Buddha menjelaskan bahwa keraguan itu muncul dari pandangan, dan dengan memahami serta melenyapkan pandangan, siswa mulia terbebas dari keraguan dan tidak gentar. Sutta ini menegaskan bahwa empat proposisi tentang Tathāgata setelah kematian adalah bentuk dari pandangan, nafsu, persepsi, konsepsi, proliferasi, kemelekatan, dan penyesalan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an7.54:2.1 “Diṭṭhinirodhā kho, bhikkhu, sutavato ariyasāvakassa vicikicchā nuppajjati abyākatavatthūsu.

an7.54:2.2 ‘Hoti tathāgato paraṁ maraṇā’ti kho, bhikkhu, diṭṭhigatametaṁ;

an7.54:2.3 ‘na hoti tathāgato paraṁ maraṇā’ti kho, bhikkhu, diṭṭhigatametaṁ;

an7.54:2.4 ‘hoti ca na ca hoti tathāgato paraṁ maraṇā’ti kho, bhikkhu, diṭṭhigatametaṁ;

an7.54:2.5 ‘neva hoti na na hoti tathāgato paraṁ maraṇā’ti kho, bhikkhu, diṭṭhigatametaṁ.

an7.54:2.6 Assutavā, bhikkhu, puthujjano diṭṭhiṁ nappajānāti, diṭṭhisamudayaṁ nappajānāti, diṭṭhinirodhaṁ nappajānāti, diṭṭhinirodhagāminiṁ paṭipadaṁ nappajānāti.

an7.54:2.7 Tassa sā diṭṭhi pavaḍḍhati, so na parimuccati jātiyā jarāya maraṇena sokehi paridevehi dukkhehi domanassehi upāyāsehi. ‘Na parimuccati dukkhasmā’ti vadāmi.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.