an7.54:5.1 Tetapi seorang siswa mulia yang terpelajar, bhikkhu, memahami penyesalan, memahami asal-mula penyesalan, memahami lenyapnya penyesalan, memahami jalan menuju lenyapnya penyesalan.
an7.54:5.2 Maka penyesalannya lenyap; ia terbebas dari kelahiran, usia tua, dan kematian, dari duka, ratapan, penderitaan, kesedihan, dan keputusasaan. Ia terbebas dari penderitaan, demikianlah Aku katakan.
an7.54:5.3 Dengan mengetahui dan melihat demikian, bhikkhu, seorang siswa mulia yang terpelajar tidak menyatakan: ‘Sang Tathāgata ada setelah kematian’ …
an7.54:5.4 tidak menyatakan: ‘Sang Tathāgata bukan ada maupun bukan tidak ada setelah kematian.’
an7.54:5.5 Dengan mengetahui dan melihat demikian, bhikkhu, seorang siswa mulia yang terpelajar adalah seorang yang tidak menyatakan apa pun mengenai hal-hal yang tidak dinyatakan.
an7.54:5.6 Dengan mengetahui dan melihat demikian, bhikkhu, seorang siswa mulia yang terpelajar tidak gentar, tidak gemetar, tidak bergetar, tidak mengalami ketakutan mengenai hal-hal yang tidak dinyatakan.
an7.54:5.7 Inilah, bhikkhu, sebab dan alasan mengapa seorang siswa mulia yang terpelajar tidak menimbulkan keraguan mengenai hal-hal yang tidak dinyatakan.”
an7.54:5.8 Pertama.
